Skip to main content

Posts

Showing posts with the label cintaku sayangku

Utterance of a Three Year Old

bismillah. One night, my sister, my brother, and my two nephews went out to a mall. Usually, to make our nieces and nephews behave whenever we are in the car or outside the house, my brother and I ask them to find the moon, stars, birds etc. So that night, my brother, and my sister (my nephews' mother) asked them to find the moon. The older brother, a five-year old, was just giggling in my brother's lap. The younger boy, the three-year old, was the one excited to find it. Sister : Mana bulan? (Where's the moon?)  Nampak tak? (Can you see it?) [Nephew starts searching for it, but the night was dark, and there was no moon.] Nephew : Moon takde. (No moon.) Moon sleep. Sister : Stars? Nephew : Takde. (No.) Stars sleep. Sun pun  sleep. When we are supposed to shine, but we hide in the dark, or, to quote my nephew, sleep, none can enjoy the light. Step out from your hiding. And shine your way. You might be the light that could one day change...

Of Loving Brothers and Life-Threatening Rides

bismillah. The last week of February, my brother decided to come back home for a week. Taking a vacation from his long days of being an intern as a houseman at a hospital in Sarawak. The week he came home was the week that my parents went outstation. So there was just me, him, and my lil bro. my doctor-brother in red-tee, my lil bro next to me After we went to visit our grandma on Monday, she invited us for lunch some time for that week. But my brother kept saying that he can't make it. The thing is, my big bro, he doesn't talk much. So, it was not a surprise when we found out that the reason he didn't want us to have lunch with grandma was that he had the whole week planned for us three! He had only 2-days void left in his week here, and he was planning for a wonderful trip. But to His plans, we had to cancel that. And at last we decided to go to Cosmo's World at Times Square. I am afraid of a lot of things, but going to the indoor theme park, my ...

A Dose of What I Really Needed

bismillah. It's been a while since I came back to my college. So, last week, I took the liberty to finally go there to volunteer for my juniors' conference. I had butterflies swarming in my stomach, and I had a hard time convincing myself to go. Finally, at 12.15 pm, I got out of the house, into the car, and headed to the highway. In my mind, there was a lot of things going on, and I wasn't focusing on the road at all. I was supposed to spend the night there, cause I volunteered on the next day, too. But I didn't want to. I refused to. I couldn't. These past 4 months, I've messed myself up. It was easier before, because people won't see me. But, now that I'm going back, I don't know how to confront them. I was scared. I was scared to talk. Scared to reconnect. Scared to even do anything. That 40 minute drive, I imagined all kinds of scenarios I will put up. I'm gonna arrive at the college, pray and  then sleep. And at 3 pm, I...

Note to Future Mummy #1

bismillah. To mummy, if someday you happen to be blessed by Allah with your own children, I, your own 20-year old self would like to say a few things. One, don't be afraid to let your child fall down when he walks. don't panic. let him learn, that it is okay to fall. be there beside him, and encourage him to be strong. that falling down doesn't mean you can't move no more. give him your hands, but don't pick him up. let him know, that there is always someone to assist him getting up. teach him that you can't always expect people to pick you up. but you can have support so you can stand stronger and move on the next time. that a few scratches is okay, but it doesn't cripple you. It might lead to a much better lesson later in life. alhamdulillah, I have been blessed with 6 nieces and nephews, and still counting. it has been a wonderful 5 years. thank you, Allah :') mummy=me. training my nephews and nieces to call me that from now on ...

Deep

bismillah. It's been a while, eh? Haha, i'm sorry for not keeping my promise. Well, just had dinner. As I was finishing, my dad came by at the kitchen table. So did my brother. We had a long chat. But, dad kinda did most of the talking. Baba : (he nags at the beginning, so I'm not gonna write all that he said) Don't show that picture which I was using a wheelchair to anyone, okay?    FYI, this happened a while ago. Dad couldn't walk properly, so when we went to the clinic, for the first time ever he asked for one! Which kinda saddens me at that moment Me : What if I already showed it to some? Baba : Okay. But no more than that. I actually never showed it to anyone else. HUH?! I lied to my dad?? Baba : You have to learn to be more thoughtful. In this house, I am the only one who has that fine quality. Both of you HAVE to improve. My brother and I only looked at him, and smiled. We know that, dad. Baba : Now, Iman (my brother) is the thoug...

Ukhuwwah Lemau

bismillah. fuhh~ berhabuk lagi page ini. konon sibuk huhuu. okay, disebabkan buat masa ni, blog ini adalah medium saya untuk berbicara dan umm..say what i need, saya nak teruskan menulis lah. biarlah tiada pembaca sekalipun, tapi saya usaha kan? YOSH! and I am making a comeback withhhhh... UKHUWWAH LEMAU *applause please Entah dikira comeback atau tak. But I gotta say this. I just have to. Maybe tak bombastik, tapi I HAVE TO. *okay. quit fooling around. You know, bila kita get back to our senses, mula kenal Allah balik, the feeling was.. ahh~ what you call it? INTENSE Yeah, I guess it fits. Intense. Ia adalah perasaan di mana anda jatuh cinta kembali. Segalanya yang anda pandang, rasa, bau, pijak.. semuanya ada rasa cinta tu. Membuai anda hingga jatuh ke dalam lembah cinta Ilahi yang tak berpenghujung. (wah!) I AM NOT KIDDING. Try have a bite off da'wa & tarbiyyah, and you WILL experience this. Ini bukan rasa cinta yang dicipta untuk oran...

Mana Pergantungan Aku?

bismillah. Beberapa minggu lepas semasa berbulatan gembira, isi alIkhlas dikupas. Cantik, tapi berat. Bercerita tentang.. pergantungan. Apakah benar kita meletakkan satu ratus peratus perngharapan kita kepada Allah? Kalau kita benar-benar muslim, betul-betul ke percaya kepada Allah? ================================================================ Selepas itu, saya diuji dengan alIkhlas ni. Sejauh mana saya mahu beramal dan menghayati dengan intipati surah ini. Seperti dalam post saya "Betul Ke Kerana Allah?" tu, terlampau banyak yang menduga. Saat saya betul-betul yakin dengan ukhuwwah fillah saya dengan teman berbulatan gembira di sini, things turnover and went south. Aku berukhuwwah ni sebab best atau sebab Allah? It took me one whole day to figure it out. Yes, I wanna do it for Allah. But I cannot do it, thinking that I made it awesome. I need to believe that HE is the one who made it the way it is. And I felt better. And everything went bette...

Buat Saudari yang Menyendiri

Malam yang begitu mendamaikan hati Aku lihat kau dari jauh, menyendiri Gelak, tawa dan geli hati Tapi kau masih di situ, cuba meneliti diri Mahu saja aku jerit dari sini, "Apa kau buat asyik salahkan diri?" Tapi bisakah kau dengar jeritan batin ini Sedang kau tenggelam dalam sepi? Begitu kau nilai diri kau Hingga buat hati kacau bilau Islam itu patutnya memukau Maka di mana Islam kau? Ukhuwwah itu mengajar mandiri Ukhuwwah itu mengajar kendiri Bukan dicipta untuk menyeksa diri atau alasan untuk bersendiri Dan aku di sini, menilai kembali Ke mana pergi Islam di hati? Kerana jika aku sahabat sejati Pasti tak ku biar kau terus begini Saudariku, Tahukah kau Islam itu menyatukan? Hidup bersama dalam ikatan Memegang erat dalam genggaman Jauh dari fitnah syaitan? Maka aku persoal kau kembali Kenapa mesti persoal diri? Ya, Islam mampu berdiri sendiri Tapi takkah kau mahu menyerah diri? Bedanya serah diri dan ser...

Sebenarnya Aku Rindu..

Semalam kau datang temui aku. Dengan lagak biasa, tersenyum penuh mesra. Hinggakan aku yang bermuram durja hilang rasa duka. Dengan alQuran di tangan, kau pinta bicara. Mungkin tidak kedengaran jeritan hatiku, "Aku juga mahu dengar kau berbicara." Tapi aku tahu, kau belum bersedia. Dan aku akan berikan kau masa. Kita duduk berdua, Quran masih di tangan. Duduk bersila, berhadapan. Kau senyum, dan kita berbalas pandangan. Dan sebenarnya aku perasan. Aku selalu fikirkan yang aku sendirian. Tapi kau selalu ada buat jadi teman. Dah lama juga aku sedar. Sebulan dua ni kau jadi tegar. Hadapi dugaan hebat tapi masih tersenyum di luar. Tidakkah kau tahu, aku rindukan kau yang dulu? Mungkin tak terzahir bedanya, tapi kehilangan itu tetap terasa. Usai aku berbicara, tanpa dipinta kau menyambung kata. Dalam hati aku melonjak gembira. "Akhirnya, masa telah tiba. Aku dapat dengar kau melantun kata. Penuh nasihat dan cinta." Terdiam beberapa ketika. Aku ke...

Berbuka Dengan Cornflakes

bismillah. dah beberapa post dah asyik bermain kata *ehek* hari ni nak cerita sikit tentang Ramadhan lah (sila beri standing O ye) Ramadhan..Ramadhan..Ramadhan.. Setiap tahun kita nantikan, tapi APA sebenarnya yang kita tunggu tu? Tunggu untuk puasa? Tunggu untuk say bye-bye kat Mak Cik Pon? (baca: Pontianak) Tunggu untuk SALE besar menjelang Syawal? APA? Apa? Kita tahu tak makna sebenar puasa? Mungkin ramai akan jawab puasa ni untuk dekatkan kita dengan Allah nak jaga body emm, kita nak rasa penderitaan orang yang kurang bernasib baik kot. kan? entah. hehe. orang Islam puasa, aku pun puasa la sebab aku Islam whoa! em, tak tahulah ade ke tak yang akan jawab macam ni, tapi zaman doluuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu memang ada antara yang di atas tu jawapan saya. T.T Kalau kita tengokkan Quran tu, (sila buka ya untuk referens. jangan biar berhabuk je *pffttt* ) cuba bukak page 28. Nampak ayat 23? Heheiii Allah kata 'berpuasa seperti kaum terdahulu' ...

Our Trip *geli hati*

bismillah. hari ni, tiba-tiba teringat satu kisah. perjalanan bersama buah hati-buah hati tersayang. sebenarnya dah lama nak post pasal hari gemilang ni. tapi ada je halangannya. so, today is the day. the day we recall that very gleeful day *teehee* so, one time, saya dan kawan-kawan saya, Cik Lili, Cik Izah, Cik Nana, Cik Zila dan Cik Syasya pergi program kat Setenyeh. Seronok jumpa kawan-kawan. Kawan baru. Setenyeh tu macam sejam jugaklah dari kolej kami. Bila program tu dah habis, kak Yaya yang selalunya hantar kami ke mana-mana sahaja kami mahu (ehem) tiba-tiba bagitau.. akak tak dapat hantar korang balik la kali ni. akak ada meeting say whattttt? habis kitorang nak balik naik ape ni? *sad face*     eh, korang bawak kereta akak dulu. nanti bila akak singgah kolej korang, akak amik balik kereta tu. ok tak? < klik 'read more' eh untuk baca lanjut. cerita panjang ni >

Khemah

bismillah. fuh. baru je menjejakkan kaki ke teratak terchenta setelah 3 bulan lebih tinggalkannya. rindu? adelah sikit *big grin. sampai je kat ruang tamu, nampak khemah besar! okay, khemah sebenar bukan warna biru-kuning ni. kaler merah. khemah untuk budak-budak. dan takde tingkap. -.- #yang kat atas ni gambar google je. bestlah khemah ni. rupanya ni khemah ni milik anak sedara bujang dua orang kat rumah ni. tapi open to anyone who wants to enter. pintu khemah sentiasa terbuka *chewah. saya pun ape lagi. jenguklah ke dalam. maklumlah jakun tak pernah dapat masa kecik dulu -.- memang bestla. boleh tidur dalam tu! tengok anak-anak buah hepi je main sama-sama. makcik yang serba-serbi malas ni pun seronoklaaaa tak payah jaga sangat diorang dah syok main tu :) heheh khemah ni agak kukuh strukturnya. tiang support dia boleh tahanlah. kalau baaaaanyak mainan dalam khemah ni, memang takkan tumbanglah.tapi, bila semua mainan kena bawak keluar, main dengan babi...

Happy Birthday To Me! Is it?

Bismillah. 20 April 2012 Hari ni ada BBQ Muslimah kat Masjid BBST. Seronok. Hari ni, body dan roh dapat makanan masing-masing alhamdulillah. :) Malam kami makan tu, makan ramai-ramai dalam dulang. Best woo! Tiba-tiba, sorang akak ni seru, "Attention! Akak nak panggil dua orang ni, sebab dorang ada buat salah dengan akak," then nama mereka pun disebut. Tipikal. Biasa waktu program-program macam ni, kalau ada yang cakap macam tu mesti nak sambut befday. Semua orang bergembira, happy, bergelak ketawa. Buat sesiapa yang tak dapat rasa ke-best-an makan dalam dulang ni, sila rasainya sendiri ya :) Tiba-tiba, tengah akak-akak yang 'bersalah' tu dipanggil ke depan, sorang buah hati saya jerit dari depan (saya makan kat belakang) Dia (1) : Azneen! Azneen! Cepat pergi depan ni! Saya : Hah? Buat ape? Dia (1) : Eleh, buat-buat tak tahu pulak. (sengih lebar) Saya pun buat-buat tak tahu, dan terus nyanyi. (wah, nyanyi kat masjid tu. tak senonoh betu...

Luka ini Akan Terus Berdarah

aku masih berdiri di sini teguh merencana perjuangan diri peluh dan darah menjadi saksi perjuangan ini yang tiada henti aku masih lagi di sini menggenggam azam penuh jitu bumi ini akan suatu hari nanti bersatu kembali bebas ke alaf baru merah sungai ini masih merah bermandikan darah syuhada' angkanya kian menimbun setinggi semangat aku sudah bertahun aku bersulam duka hari-hariku tidak terduga luka semalam masih berdarah namun hari ini aku terus melangkah pagi ini aku teguh berdiri menadah tangan buat Ilahi harapan ini takkan pernah luntur satu hari nanti Israel akan hancur aku di sini akan terus menapak hari esok ada janji baru andainya bukan esok yang dijanji pasti satu hari nanti dunia derita ini akan terhenti abang kakak aku di sini masih menantimu sedarlah aku menunggumu usah kau bersenang mencari dunia sedangkan adikmu ini bertarung nyawa dan jiwa aku akan terus menunggu syabab terbilang bakal...

Tersedar Dari Lena yang Panjang

Seronok. Tengahari semalam, mendung aje. Sejuk! Entah kenapa dalam kelas Biologi semalam, mengantuk aje. Kebetulan dah tengahari, jadi saya pun balik la ke apartmen untuk qailulah sekejap, sebab masih berbaki setengah jam sebelum kelas Maths selepasnya. Pelik, kenapalah saya saaaaangat mengantuk. Semalam tidur cukup je. Bila saya bangun, dah pukul 1.30 dah! Habislah terlepas kelas Math! Nasib baik kelas tak wajib. Alahai sedihnya~ Bila bangun, saya masih melayan rasa mengantuk tu. Astaghfirullahalazim! Sampailah langit yang tadinya mendung kini makin gelap. Hujan turun dengan sangat lebat dan tiba-tiba. Wah~ seolah-olah rasa mengantuk ni minta dilayan! Saya tolak perasaan tu jauh-jauh sebab dah lama sangat dah saya tidur. And I don't need more of it today. Jam 3, hujan makin lebat. Pintu rumah diketuk. Oh, Liyana rupanya. Di tangannya ada sehelai kertas, nota amanah dari Ustaz Haikal. Kata Liyana, dia nak pergi fotostat kertas tu, tapi hujan lebat pulak. Liyana nampak la...

Alahai.. Takde Rezeki

Alkisah.. Pagi ni saya dan housemates dah berjanji seikhlas hati (erkk) nak pergi breakfast sama-sama kat gerai mamak luar kolej ni. It's like a 3 and a half minute walk. Saya sebenarnya... kempunan nak makan.. ROTI MILO! Entahlah kenapa. Sebab dah suka. Dah lebih sebulan saya simpan rasa kempunan saya ni. Lagipun, saya dan housemates dah laaaaaaama tak buat 'activities' together. Saya rindu zaman kitorang berborak, just about ourselves. Not about guys. But about what's important. OURSELVES  Okay. touching sekejap. Pagi ni jugak sepatutnya akhawat buat ekspedisi menawan bukit tangki. Saya teringin nak pergi. Tapi memikirkan yang matlamat berukhuwah itu sama pada kedua-dua plan saya, dan housemates yang dah berharap, saya batalkan niat saya untuk join ekspedisi tu. Tapi, aturan Allah itu lebih best. Rupa-rupanya, Dia dah plan sesuatu yang lebih nyata untuk saya. Semalam, housemate saya sorang decide untuk balik rumah. Tiba-tiba. Saya tak kisa...

Baba Tanya.. Saya Jawab

Haritu balik cuti, saya teman baba ambil mak dari ofis. Masa tengah tunggu tu, tiba-tiba baba tanya Baba   : Nanti dah dapat duit scholar tu kau nak buat apa? Saya   : Aan nak simpan dalam Tabung Haji. (sambil betulkan sandal dan sengih kat baba) Baba   : Buat apelah kau nak simpan dalam tu? Lebih baik kau guna. Simpan je kat bank, nanti cucuk. Kan    senang nanti? Kau ade ke akaun TaHa sebenarnya? (dalam hati saya tak senang.. kenapa baba tak kasi simpan kat Tabung Haji?) Saya   : Dah. Aan buat tahun lepas. Tapi dalam akaun tu ade RMxx je. Aan dah janji Aan dapat duit Aan nak simpan sikit dalam tu. Baba   : Tak payah. Susah aje nanti. Saya   : Alahh baba ni. Aan nak gi haji jugak macam baba. Nanti Aan masuk duit sikit-sikit, kan dah boleh daftar awal? Tak bagus ke macam tu? (saya nampak baba menggeleng-geleng kepalanya.. ni apa lagi salahnya ni?) Saya   : Tak ok ke macam tu baba? Baba   : Lebih baik kau si...